Masalah abrasi yang terjadi di Pekon Way Nipah memang sangat serius, mengingat dampaknya tidak hanya mengancam pemukiman warga tetapi juga aset-aset penting yang digunakan untuk kegiatan pelayanan masyarakat, seperti kantor balai, kantor pos pengawasan, serta fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Keprihatinan masyarakat setempat sangat beralasan, karena abrasi ini mengancam kehidupan sehari-hari mereka, terutama bagi yang tinggal di pesisir pantai yang semakin tergerus oleh ombak laut.
Tindakan yang diambil oleh Kabid BPBD Kabupaten Tanggamus, Hendarman Wahid S.Kom, bersama Kabid Dinas Perikanan, Muhammad Ridwan A.Pi.M.M, yang langsung meninjau lokasi abrasi di lapangan, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Menyusun rencana penanganan dengan melibatkan berbagai dinas terkait seperti Dinas Perikanan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) adalah langkah yang positif. Penanganan masalah abrasi membutuhkan kerjasama antara instansi pemerintah dan masyarakat untuk merumuskan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
Harapan dari Kepala Pekon Way Nipah, Apriyal, agar pemerintah dan dinas terkait serius dalam menangani masalah abrasi ini sangat penting, mengingat dampak yang sangat besar terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir pantai. Solusi yang dapat dipertimbangkan termasuk pembangunan infrastruktur penghalang gelombang, penanaman vegetasi pantai, serta pemeliharaan lingkungan pantai untuk mencegah abrasi lebih lanjut.
Semoga upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah ini dapat membawa hasil yang positif untuk masyarakat Pekon Way Nipah, dan memberikan rasa aman serta perlindungan bagi warga yang terdampak.





